0

Hate You More

Posted by Aprilya Dwi P. on 16:34
Aku capek kalo tiap hari kayak gini.
Kamu itu nyadar gak sih? Kamu itu nyebelin!
Aku udah berusaha sebisa mungkin ngertiin kamu, merhatiin kamu.
Tapi apa yang kamu buat?
kamu malah sering banget nyakitin aku.
Sering banget ngebentak aku.
Kamu boleh marah, kamu boleh ngebentak aku.
TApi gak gini caranya.
Kamu dengan seenaknya sendiri ngenbentak aku di depan orang banyak.
Apa kamu gak nyadar?
KAmu udah terlalu sering nyakitin.

0

I Try to Come Back

Posted by Aprilya Dwi P. on 10:43

     Udah berapa lama ya gak ngepos? udah laaaaaaammmmmaaaaaaa banaget. Bahkan mungkin kalo blog ini adalah sebuah rumah, bisa-bisa udah banyak sarang laba-laba, tikus, kecoa dan sebangsanya berkeliaran -__-"

     Aku juga bingung sebenarnya mau ngepos apa. Ya sudahlah, pos ini aja dulu deh buat pemanasan :D


0

You

Posted by Aprilya Dwi P. on 23:23
Ya,, q masih mengingat hari itu, 15 Desember.. Hari ulang tahunmu.
Aku tau, kita memang sudah berbeda. Kita sudah memilih jalan kita masing-masing.
Ingatanku malam ini menerawang jauh ke masa itu. Masa saat kita masih disana.
Mungkin masa yang absurd, aneh, tapi indah menurutku.
Aku memang tidak pernah melupakan masa itu.
Entahlah, walau kini aku telah berdua begitu pula denganmu.
Namun, rasanya masih ada yang mengganjal tiap ku melihat profil facebook-mu.
Aku masih merasakan sesuatu yang berbeda.
Aku masih ingin merasakan masa-masa bersamamu.

Maaf aku masih punya rasa itu.
Maaf aku masih belum bisa menghapus bayangmu.
Maaf aku masih terbayang masa itu.

Maaf maaf maaf ...........

0

F**KING DORM

Posted by Aprilya Dwi P. on 20:07
What the hell's going on in my dorm?? I can't feel the nice atmosphere anymore. I just want to leave this dorm as soon as possible. I hate the people who are really disturbing my life.

0

[Masih] Galauers???

Posted by Aprilya Dwi P. on 21:05
  Terasa masih ada yang mengganjal dalam pikiran dan perasaan. Lalu pertanyaan pun muncul,

 "Mampukah aku menjalani keputusan ku kali ini?
  "Mampukah aku menerima segala konsekuensi dari keputusan ini?"

  Tiba-tiba ingin rasanya berlari dan menghindar sejenak dari semua kegalauan ini. Tapi apa daya, aku tak bisa berlari dari kenyataan yang aku anggap sulit ini.

  Hanya bisa berlari sejenak kepelukanmu, mencoba menenangkan diri. Dan hanya air mata yang sanggup berbicara disaat sekarng ini.

Sample Text

This is an example of a HTML caption with a link.

468x60 Ads

Social Icons

Followers

About Me

My Photo
Just an ordinary girl, wanna be a simple person

Featured Posts

Copyright © 2009 Daft Devil All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.